Nyok Kite Jaga Jakarte ..
Perasaan Jakarta banjir mulu tiap tahun? Apa yang salah? Global Warming? Bisa aja, tapi dari hasil IPCC, udah ada risk management, mitigasi bencana dan segala macam catatan teknis untuk tanggap bencana. So, gak bisa disalahin juga kalo bencana alam datang dari alam.
Banjir itu emang selalu bencana alam yang dateng dari alam, dan bwat Jakarta, emang selalu rawan banjir. Orang Belanda juga udah pada nyadar itu. Rencana mengatasi banjir itu sudah ada dari jaman Belanda, dimulai dengan pembangunan banjir kanal barat, dan rencana pembangunan banjir kanal timur. Tapi itu rencana Belanda, untuk mengatasi banjir.
Tapi kemudian banjir tetap saja terjadi, apakah karena kemudian bangsa Indonesia tidak melanjutkan rencana Belanda tersebut? Sepertinya tidak juga, banjir kanal barat sudah ada, memang tidak pernah diperluas, tetapi, banjil kanal timur? Rencana tata kotanya sih sudah ada dari tahun 1973, dan sudah digali (sepanjang 7 km saja).
Jadi, salah di mana? Sesuatu yang bisa disalahkan secara mutlak adalah, kesalahan dalam penataan kota. Kota yang terlalu padat, kota yang tidak punya sistem irigasi yang baik, kota yang tidak bisa mendukung perkembangan yang .. wah .. sulit dikatakan. Bangunan baru terus berdiri, tapi, sungai-sungai, tetep aja kotor, penuh sampah dan tidak indah. Umyek deh.
Dari jaman Soekarno sudah pernah ada rencana untuk memindahkan ibukota negara ke Palangkaraya, ide yang bagus, biar bagi-bagi pusat keramaian. Tapi, rencana tinggal rencana, sekarang Jakarta adalah pusat pemerintahan, pusat ekonomi, pusat kehidupan seluruh negri di Indonesia. Kalau sudah banjir, semua ngerasain repotnya.
Solusinya? Belajar dari masa lalu aja kali ya? Dari Belanda untuk mengatur lagi kanal-kanal dan sungai, pengaturan pembuangan sampah, penataan daerah hijau, lah tapi? Terus orang-orangnya dikemanain? Belajar dari pemikiran jaman pak Karno lah, kenapa gak dicoba untuk memindahkan pusat pemerintahan? Biar gak padedet-dedet, semua ngumpul di Jakarta.
Baru-baru ini ada usulan supaya pusat pemerintahan dipindahin ke Jonggol, hmm .. pemikiran menarik, dan sebaiknya lebih cepat lebih baik, tapi kalau cuman sekedar cerita di ruang dewan? Bangsa kok hobinya muter-muter menghadapi masalah, mbok yao, berusaha supaya bisa keluar dari masalah.
Just a thought, lagian gw itu siapa sih, cuman orang kecil yang tinggal di daerah kumuh dan gak akan kedengeran suaranya, paling cuman bisa nulis di mblog. *grinning*